Tips Memilih Pinjaman Tanpa Jaminan yang Aman dan Sesuai Kebutuhan Kamu

Pinjaman Tanpa Jaminan aman


Banyak orang berpendapat kalau kredit sangatlah merugikan. Tapi, kredit bisa menjadi salah satu modal untuk terus menjalankan bisnis atau menggapai impian melalui kredit pendidikan. Salah satu pinjaman yang tidak terlalu memberatkan adalah pinjaman tanpa jaminan.   

Pinjaman tanpa jaminan membolehkanmu mendapatkan kredit tanpa harus menyerahkan aset ke bank. Prosesnya pun lebih cepat karena kamu tidak perlu melewati proses penaksiran aset. Meskipun terdengar praktis, lebih baik kamu tahu tips memilih pinjaman tanpa jaminan berikut agar tidak menyesal nantinya.

Perhatikan profil keuanganmu

Karena kamu tidak menyerahkan aset apapun ke bank, kamu perlu meyakinkan mereka kalau kamu mampu membayar cicilan pinjaman tanpa jaminan yang kamu ajukan. Maka dari itu, cek kondisi keuangan pribadimu.

Apakah kamu punya pemasukan tetap untuk mengembalikan pinjaman tanpa jaminan tersebut beserta bunganya? Secara umum, kamu harus mempunyai pendapatan minimal Rp 2,5-3 juta yang bakal dibuktikan dengan slip gaji untuk karyawan.

Selain itu, mereka pasti melihat riwayat kreditmu dan mengecek apakah kamu pernah bermasalah dengan cicilan dalam pinjaman tanpa jaminan sebelumnya atau jenis kredit lain. Kalau skor kreditmu buruk, perbaiki dulu, ya! Bayaran cicilannya sampai tuntas, lalu ajukan konfirmasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bank terkait.

Hitung jumlah pinjaman yang kamu butuhkan

Tidak hanya mengetahui background keuangan, kamu juga wajib tentukan tujuan dari pinjaman tanpa jaminan. Terutama buat kamu yang mengajukan pinjaman untuk berbisnis. Kenali key performance indicator (KPI) bisnismu agar tidak sembarangan dalam menentukan jumlah pinjaman.

Nah, kalau kamu mendaftar pinjaman tanpa jaminan untuk keperluan personal, jangan sampai cicilan melebihi 30% gaji kamu, ya! Sebelum ke bank untuk melakukan pinjaman tanpa jaminan ini, daftar seluruh pinjaman dan tagihanmu. Jangan sampai kamu hidup pay check to pay check, alias gali lubang tutup lubang.

Cari lembaga keuangan untuk pinjaman tanpa jaminan yang aman

Jangan percaya sama notifikasi yang menawarkan pinjaman tanpa jaminan, dengan limit besar dan bunga kecil. Bisa jadi, mereka adalah institusi ilegal! Gali informasi sedalam-dalamnya tentang lembaga keuangan yang menyediakan pinjaman tanpa jaminan.

Pilih bank atau fintech, kalau kamu mengajukan pinjaman tanpa jaminan online, yang terdaftar di OJK. Jika sudah melewati proses ini, bisa dipastikan mereka terpercaya. Kumpulkan testimoni dari forum online atau teman terdekat. Meskipun kelihatan oke, beberapa bank atau fintech suka bikin ribet lewat persyaratan atau proses pencairan dana yang lama.

Buat perbandingan

Dari awal, pastikan kamu mau melakukan pinjaman tanpa jaminan lewat online atau konvensional. Untuk pinjaman online, prosesnya jelas lebih cepat dan mudah. Kamu hanya perlu download aplikasi dan mengisi formulirnya, lalu dana bisa cair dalam hitungan jam. Namun, bank konvensional memakan waktu yang lebih panjang, tapi punya bunga yang lebih bersahabat.

Berbicara soal bunga, cek bunga dari pinjaman tanpa jaminan yang mereka tawarkan, ya! Setiap lembaga punya kebijakan masing-masing meskipun Bank Indonesia telah membuat batas standarnya. Minimalnya, bank bisa memberikan bunga 0.65% per bulan. Sedangkan, fintech menawarkan bunga 0.8% per hari.

Lihat juga apakah lembaga tersebut menawarkan fleksibilitas dalam pelunasan pinjaman tanpa jaminan. Ini menyangkut dengan grace period atau masa tenggang sampai biaya keterlambatan. Beberapa lembaga, terutama fintech, malah mencekik nasabahnya lewat biaya yang tak terduga ini, lho. Jadi, tanya dulu sebelum mendaftar, ya.

Cek tenor dan limit

Selain bunga, kamu perlu memperhatikan tenor (jangka waktu pengembalian kredit) dan limit pinjaman tanpa jaminan yang ditawarkan. Ini penting banget terutama kalau kamu mau mengajukan kredit untuk bisnis. Bunga dan nilai cicilan yang lebih rendah bisa lebih cocok buat bisnis kamu karena tidak akan memberatkan, dan dana lainnya bisa kamu gunakan untuk biaya operasional.

Terlebih lagi, pinjaman tanpa jaminan ini bisa memberikan plafon yang cukup besar, lho. Kamu bisa mendapatkan uang tunai mulai dari Rp 5-300 juta, bahkan ada yang kasih 1 milyar. Kembali lagi ke kebutuhan kamu, ya! Jangan sampai kamu tergiur untuk meminjam secara berlebihan tanpa mempertimbangkan efek ke depannya. Terus, jangan mempercepat pengembalian juga, nanti kamu bisa terkena tambahan biaya.

Coba simulasi pinjaman tanpa jaminan

Setelah kamu mengetahui bank yang terpercaya dengan bunga, plafon, dan tenor yang mereka tawarkan, saatnya kamu mencoba simulasi kredit. Kamu bisa cek saja situs online yang menyediakan fasilitas ini. Nah, masukkan data yang kamu punya seperti jumlah pinjaman, lama pinjaman, dan bunga pinjaman tanpa jaminan yang kamu temukan.

Maka dari itu, kamu perlu melihat jenis bunga dalam produk pinjaman tanpa jaminan yang kamu pilih agar simulasi pinjaman bisa memperlihatkan angka yang tepat. Beberapa jenis bunga tersebut adalah:

·       bunga flat yaitu perhitungan bunga yang sama dari awal peminjaman sampai pelunasan,

·       bunga efektif ketika nilai bunga per bulan bakal dihitung dari sisa total pinjaman,

·       bunga anuitas menggunakan nilai angsuran bunga yang mengecil tiap bulannya dan nilai angsuran pokok yang membesar.

Setelah membaca artikel di atas, apakah kamu berpikir mengajukan pinjaman tanpa jaminan tidak segampang yang kamu kira? Memang betul, kamu harus mengecek perbandingan produk dan bank, serta mencoba simulasi pinjaman tanpa jaminan.

Tapi, kamu bisa mengurangi beban itu dengan mengajukan pinjaman tanpa jaminan lewat https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan . Kamu bisa langsung mendapatkan rekomendasi produk pinjaman yang sesuai sama kebutuhan dan kondisi keuangamu tanpa perlu riset yang memakan waktu lama.

1 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.